Ilustrasi Kiamat 2 agama

Wanita Muslim Berjilbab

Wanita Muslim Berjilbab

Ilustrasi

Diskusinya tambah menarik.

Bicara mengenai free will, menurut saya kita harus berhati-hati jangan sampai mencampur-aduk beberapa konsep menjadi satu konsep, nanti jadi keliru pada akhirnya.

Kita sudah memisahkan konsep free will dengan konsep accountability (pertanggungjawaban)
Sekarang juga kita harus memisahkan konsep free will dari konsep action (tindakan).

Karena dari contoh-contoh analogi yang sudah dibahas, jelas terlihat ada fase-fase urutan kejadian:

1. Fase stimulasi (munculnya situasi yang mengundang reaksi).

2. Fase judgement (pertimbangan): di sinilah free will “beraksi”.

3. Fase decision (mengambil keputusan): ini yang terjadi setelah free will “menyelesaikan tugasnya”.

4. Fase action (tindakan nyata): mengaktualitaskan keputusan yang telah diambil.

Untuk membuktikan bahwa seseorang tidak bisa menggunakan free will (tidak bisa menggunakan tidak berarti tidak memiliki – thanks Bro Utbah), maka harus dibuktikan bahwa pada fase nomor 2, orang itu tidak bisa memilih alternatif apapun, yaitu bahwa secara mutlak dia hanya bisa memilih satu option.

Saya rasa para kapirun sudah menunjukkan bahwa pada fase nomor 2, sang Ibu yang anaknya sakit punya lebih dari satu alternatif pilihan (tidak cuma satu option).

Faithfreedom Indonesia
Faithfreedom forum static

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: