Artikel Faithfreedom Indonesia INDONESIA: PENGHANCURAN GEREJA

Warga Tolak Jemaat HKBP Setu Beribadah
By admin |
Published: February 10th, 2013

Image

Ratusan warga yang mengatasnamakan Forum Umat Islam Tamansari (FUIT) dan Ormas Islam Laskar Pembela Islam (LPI) melakukan aksi penolakan terhadap kegiatan beribadah HKBP Setu Kabupaten Bekasi Jawa Barat Minggu (10/2).

Ratusan warga yang mengatasnamakan Forum Umat Islam Tamansari (FUIT) dan Ormas Islam Laskar Pembela Islam (LPI) melakukan aksi penolakan terhadap kegiatan beribadah HKBP Setu Kabupaten Bekasi Jawa Barat Minggu (10/2). (sumber: Suara Pembaruan)

Bekasi – Sekitar dua ratus warga yang mengatasnamakan Forum Umat Islam Tamansari (FUIT) melakukan aksi unjuk rasa menolak kehadiran Jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Setu, Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Minggu (10/2).

Mereka menolak jemaat melakukan ibadah Minggu di wilayahnya. Aksi ini berlangsung sekitar satu jam sejak 09.30 WIB, dilakukan secara damai dan tidak anarkis. Sementara itu, berjarak sekitar 30 meter dari aksi demo warga, puluhan Jemaat HKBP Setu tengah melangsungkan ibadah Minggu pagi.

FUIT bersama dengan Ormas Islam, Laskar Pembela Islam (LPI), menolak kehadiran Jemaat HKBP Setu karena belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Massa FUIT dan Ormas Islam berkumpul di Masjid Jami’ Alfatonah yang berjarak tidak terlalu jauh dari tempat ibadah HKBP Setu.

Sekitar pukul 09.20 WIB ratusan massa berkonvoi dengan jalan kaki menuju tempat ibadah HKBP Setu. Gabungan aparat keamanan yang telah bersiaga sejak pagi, membuat pagar betis sehingga massa tertahan sekitar 30 meter dari rumah ibadah.

Ketua FUIT, Mela Mustofa, menegaskan kembali surat kesepakatan antara pihak HKBP Setu dengan warga Tamansari serta Ormas Islam. Mereka menilai, Jemaat HKBP melanggar kesepakatan yang telah ditandatangani pada 15 Januari lalu dihadapan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika). Salah satu butir kesepakatan tersebut menyebutkan selama IMB belum dikeluarkan, Jemaat HKBP dilarang melakukan ibadah di wilayah mereka.

"Kami telah melayangkan surat teguran yang pertama kepada pihak HKBP, karena telah membangun rumah ibadah tanpa ada IMB. Baru satu kali surat yang dilayangkan, kami belum bisa mengambil tindakan apapun. Kami akan melayangkan surat kedua dan ketiga, baru kami bisa melakukan tindakan," ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi, Dikdik Jasmeldi dihadapan massa.

Satpol PP, sambung Dikdik, hanya melakukan penegakan peraturan saja. "Kalau bangunan tidak memiliki IMB, berarti bangunan tersebut menyalahi peraturan," ujar Dikdik.

Sedangkan Camat Setu, Benny Saputra meminta kepada warga untuk diberikan kesempatan selama 35 hari terhitung sejak 24 Januari-28 Februari mendatang untuk melaksanakan kewenangan pemerintah daerah.

"Kami memberikan apresiasi kepada warga yang tidak melakukan aksi anarkistis. Berikan kesempatan kepada kami untuk melaksanakan kewenangan kami, berikan kepercayaan kepada kami untuk menyelesaikan permasalahan ini. Biarkan kami bekerja selama waktu 35 hari," imbuhnya.

Ratusan massa ini membubarkan diri setelah, pemerintah daerah Kabupaten Bekasi menjanjikan dalam sisa waktu 35 hari ke depan untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Tiga Belas Tahun Berdiri
HKBP Setu yang telah berdiri sejak 1999 lalu, kini terusik dengan ancaman warga yang menolak jemaat HKBP Setu melakukan ibadah. Tempat ibadah berada di Gang H Wirjo, RT 05/RW 02, Desa Tamansari, Kecamatan Setu.

"Kami telah mengurus IMB sejak 2011 lalu. Sudah sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku, mulai dari tingkat RT/RW hingga ke kecamatan, semua persyaratan sudah kami penuhi. Bahkan sudah diverifikasi, yang memberikan tandatangan persetujuan dari warga sekitar," ujar Pemimpin Resort HKBP Setu, Pdt Adven Leonard Nababan, Minggu (10/2).

Menanggapi aksi demonstrasi warga Tamansari, lanjut dia, pihkanya akan mengajak Jemaat HKBP dan warga untuk membangun interaksi dan komunikasi yang baik. "Kami meminta kepada pemerintah daerah, untuk memberikan perhatian kepada HKBP Setu agar proses perijinan segera diselesaikan," ujarnya.

Menurut Leonard, surat kesepakatan yang telah ditandatangani oleh pihak HKBP Setu dan Ormas Islam serta dihadiri Muspika, antara lain berisi tiga butir kesepakatan yakni warga Tamansari menolak berdirinya gereja di wilayah mereka. Kedua, mengembalikan kembali fungsi tempat tinggal, bukan sebagai rumah ibadah yang saat ini dijadikan tempat ibadah HKBP Setu. Dan terakhir, apabila butir pertama dan kedua tidak disikapi maka Ormas Islam akan mengambil tindakan dan sikap tegas.

Mulai Pembangunan
Berdasarkan pantauan di lapangan, rumah ibadah HKBP Setu yang berdiri sejak 1999 memang belum pernah diperbaiki. Kayu dan bilik bambu yang sudah tua, berisiko rawan roboh.

"Sejak september 2012 kami melakukan pembangunan tempat ibadah sambil menunggu IMB keluar. Namun dengan adanya tuntutan warga ini, kami telah menghentikan pembangunan," ujar Leonard.

FUIT menilai, Jemaat HKBP Setu belum mengantongi IMB tapi sudah mendirikan atau membangun rumah ibadah. Hal ini yang membuat mereka melakukan aksi unjuk rasa. Bahkan, warga setelah berorasi, melarang Jemaat HKBP Setu untuk melakukan ibadah pada Minggu (17/2) mendatang.

"Iya benar, tadi Pak Nanang perwakilan dari Forum Umat Islam Tamansari melarang kami melakukan kegiatan ibadah pada Minggu depan. Namun kami berencana, tetap beribadah pada Minggu depan," tegas Leonard.

Kata Leonard, kebebasan beribadah dijamin oleh UUD dan merupakan hak azasi manusia. "Bila ada orang atau kelompok maupun kekuasaan melarang orang melakukan ibadah, justru itu yang kita dipertanyakan. Mari kita saling memahami, menghargai dan menghormati perbedaan. Mari kita terima dan kawal perbedaan ini tanpa ada pembeda-bedaan," ujarnya. Suara Pembaruan/MKL

http://caracepat.net/warga-tolak-jemaat … adah/1248/

Faithfreedom Indonesia
Faithfreedom forum static

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: