Amil Imani : Bagaimana Islam gagal buatku

Berita bagus, sundul ah ….
Moralnya, kalau ibarat kebenaran itu adalah warna, percuma kita berbusa-busa bercerita ttg merah kuning hijau di langit yang biru di awan yang putih ….
Karena selama mereka masih meyakini kebenaran islam,
maka mereka adalah orang2x yang sengaja memejamkan matanya sepanjang masa …..

Sehingga yang terlihat (hanya benar) baginya adalah, HITAM DAN KEGELAPAN …..

Lalau bagaimana bentuk penyangkalan kebenaran – yang diilustrasikan dengan memejamkan mata itu … ?
Dari pengalaman, setelah kita ceritakan semua ttg sejarah nabi mumad, perilaku kejinya, baik dari quran maupun sirah dan hadist,
biasanya kalo tidak membantah bahwa kita yang salah menafsirkan, mereka mengklaim hadis itu palsu dan sejarah nabinya adalah karangan bohong ….

Dan jurus andalan terakhirnya – inilah yg bisa disebut sebagai memejamkan mata,
mereka akan (selalu) berkata :
"POKONYA GW HANYA MENJALANKAN IBADAH ISLAM YANG BAIK2X SAJA",
Seperti shalat, ngaji, puasa dan bayar zakat ….

Mengenai seperti apa isi / arti quran yang sebenarnya,
"Gw gak perlu tahu, CUKUP DIBACA SAJA …..!"

Faithfreedom Indonesia
Faithfreedom forum static

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: