Banglades:Petinggi Jamaah Al-Islami Perkosa danamp; Genosida

Selasa, 5 Februari 2013 18:35:00
Bangladesh penjarakan pemimpin partai Islam seumur hidup
Reporter : Vincent Asido Panggabean

12

Pengadilan tinggi di Ibu Kota Dhaka, Bangladesh, hari ini menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada salah satu pemimpin Partai Jamaat-i-Islami Bangladesh, Abdul Kadir Mullah. Dia dinyatakan bersalah telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan saat perang kemerdekaan Bangladesh melawan Pakistan pada 1971.

Surat kabar the Guardian melaporkan, Selasa (5/2), hasil putusan itu langsung membuat Partai Jamaat-i-Islami menyatakan akan melakukan aksi perlawanan dengan cara menutup sekolah, pertokoan, dan memblokir hampir semua jalanan di Dhaka.

Putusan itu juga menyulut aksi unjuk rasa dari ribuan pendukung Jamaat dan menyebabkan kerusuhan di Dhaka. Beberapa anggota polisi dilaporkan mengalami cedera akibat kejadian itu.

Pengadilan Kejahatan Internasional Dhaka menuduh Mullah dan lima pemimpin Partai Jamaat-i-Islami lainnya telah melakukan kejahatan kemanusiaan saat perang dengan Pakistan yang berlangsung selama sembilan bulan itu.

Dua tahun lalu, pemerintahan Perdana Menteri Bangladesh Sheik Hasina mulai memproses kasus kejahatan terhadap kemanusiaan saat terjadinya perang, di bawah undang-undang perubahan 1973.

Jaksa penuntut mengatakan Mullah dihadapkan pada enam tuntutan, termasuk peranannya dalam pembunuhan 381 warga tidak bersenjata. Namun, Mullah menyangkal telah melakukan hal itu.

Bulan lalu, pengadilan menjatuhi hukuman mati kepada mantan anggota Jamaat, Abul Kalam Azad. Hukuman itu menjadi yang pertama dijatuhkan Bangladesh terkait kasus kejahatan perang.

Jamaat sebelumnya merupakan kelompok anti pembebasan yang berusaha menghentikan kemerdekaan Bangladesh dari Pakistan. Mereka merasa Bangladesh lebih baik berada di bawah negara Islam yang bersatu.

Partai ini sebelumnya juga menentang pemisahan dengan India. Beberapa pemimpin Jamaat-i-Islami diduga terlibat dalam kejahatan perang bersama Pakistan selama perang kemerdekaan Bangladesh.

Pemerintah Bangladesh menuding saat perang kemerdekaan tentara Pakistan mendapat bantuan dari kelompok lokal. Pemerintah memperkirakan lebih dari tiga juta orang tewas dan sekitar 200 ribu perempuan mengalami pemerkosaan.
(mdk/fas)

http://m.merdeka.com/dunia/bangladesh-p … hidup.html

Faithfreedom Indonesia
Faithfreedom forum static

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: