Aceng Fikri Dipecat Gara² Nikah Siri

Aceng melakukan sesuai dng sunah nabinya,, yg sayangnya sunggug sunah yang SESAT dan BERLAWANAN NILAI NILAI MORAL

Berikut adalah sumber
keterangan dari The History oleh Al-Tabari, vol IX, The Last Years of the Prophet, hal. 137.

Inilah terjemahan bagian kalimat yang digarisbawahi merah di hal. 137:

”Rasulullah menikahi Asma’ binti al-Nu’man b. al
Aswad b. Sharahil b. al-Jawn b. Hujr b. Mu’awiyah al-
Kindi. Ketika dia hendak ngesex dengan Asma,
Muhammad mendapatkan bahwa Asma menderita
penyakit kusta (lepra). Oleh karena itu, Muhammad menceraikan dia dengan membayar uang ganti rugi
dan mengembalikan Asma kepada masyarakatnya.”

Sebagai nabi sakti nan suci kesayangan Allah yang
terakhir, seharusnya Muhammad mampu
menyembuhkan penyakit istri tercintanya itu.
Bukankah banyak tuh keterangan di berbagai hadis di mana Muhammad menyembuhkan berbagai penyakit umat Muslim?
Misalnya Muhammad menyembuhkan
mata Ali yang bengkak di perampokan Khaybar
dengan cara meludahi matanya
(Kitab Al Tabaqat,
oleh Ibn Sa’d, vol.ii, p.138 ) sehingga Ali bisa berjihad lagi merampoki kafir Yahudi demi mencari nafkah bagi nabinya.

Di hadis Bukhari juga tertulis bahwa Muhammad mampu menyembuhkan penyakit gila,
bisu, luka karena irisan pedang, dll. Tapi anehnya,
semua "kesaktian penyembuhan" Muhammad luntur
begitu saja ketika menghadapi penyakit kusta istri
barunya.

Kisah Asma binti Nu’man binti al Jaun ini ada dua versi, seperti yang tertulis di Tabari di
atas. Versi yang pertama adalah seperti yang
tercantum, bahwa dia berpenyakit
kusta sehingga dicerai kilat oleh sang Nabi suci.

Versi yang kedua adalah Muhammad tidak
menikahinya, tapi ingin ngesex bebas saja dengan meminta Asma rela menghadiahkan dirinya pada
sang Nabi untuk di-bor abis. Ini adalah bentuk dari
Islamic One Night Stand atau Islamic Free Sex, yang
ternyata juga merupakan sunnah Nabi.
Versi kedua ini pernah dibahas Ali Sina dalam perdebatannya tentang
posisi wanita dalam Islam dengan Mohamed El-Mallah yang merupakan pengurus Mesjid Al-Ittihad di Vista,
bekas anggota pengurus Pusat Islam di San Diego, dan anggota perkumpulan Muslim American Society.

Faithfreedom Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: