Saya Keluar dari Islam, Keluarga tidak ada yg tahu…

Hi…, Salam Damai dalam KasihNya,
serta salam hangat dari saya…,

Sebenarnya saya sdah mengenal situs ffi sejak lama, dri 3 thn yg lalu, dan berkat situs ini, pertanyaan2 yg dari dulu tidak terjawab, akhirnya terjawab (mohon ma’af jika sekiranya kisah saya terlalu bgamana….., karena saya tdak tahu hrus dmulai dri mana) dan ini telah meneguhkan hati saya untuk keluar dari agama yg sejak saya lahir yaitu islam.

Saya dilahirkan dari kel islam, Ibu saya berasal dari Brebes, jateng, dan ayah dari Batu, Malang Jatim.
Saya anak ke2 dari 4 bersaudara, saya lahir dijakarta, pada thn 75, sa’at ini sya telah menikah dan mempunyai 2 anak, smuanya perempuan, Isteri saya berasal dari daerah yg terkenal sangat fanatik terhadap islam, yaitu dari Ciamis, mertua saya seorang ulama NU, memang saya akui orang tua saya, hanya ibu yg sdikit keras dalam islam, klo ayah saya, tidak begitu, malah beliau spertinya islam KTP, mungkin karena beliau bekerja disalah satu perusahaan asing, yaitu perminyakan, pertanyaan2 yg mengganggu saya berawal sejak saya masuk SMP, secara kebetulan pada sa’at itu saya mendengar(tidak sengaja) orang tua saya beradu argument tentang sekolah saya, Ibu saya berkeingan mengirim saya kepesantren, tetapi ayah saya menolak, beliau ingin memasukan saya disekolah Strada, sa’at itu saya mendengar ibu saya berteriak histeris…"itukan sekolah Kafir…., dll,"…jawab ayah begini, "walaupun kafir, tetapi benar2 maju dalam pelajaran, sekarang kamu lihat, sekolah2 favorit dan terpandang sekolah apa saja yg kamu tahu…,"
al-azhar dan muhamadiah.." jawab ibu,…(skips)
akhirnya dri beradunya argumentasi ayah saya yg menang, saya smp masuk skolah strada,
dari situlah pertanyaan kecil saya timbul…, knapa ibu saya sangat begitu benci sama yg namanya kafir, saya slalu di ingatkan oleh ibu jgan lupa sholat dan hrus rajin serta menghapal quran, walaupun disekolah kafir, terus terang saya ndak mau bjar baca quran…, apalagi yg namanya sholat, pernah saya dengar ibu berkata keayah…, thu lihat anak kamu, sdah sperti ayahnya…, tdak pernah sholat, ngaji dll…, ayah saya hanya berkata…, tapi kamu doyan makan dari hasil orang kafir…., saya berfikir….apakah ayah saya seorang kafir…, saya bertanya kpada ayah saya…, ya…, ayah sdah jadi orang kristen yach..?, ayah saya menggeleng, tapi berkata, tanya keibumu sana…., smpai sekarang saya blom tahu ayah saya beragama apa?, ibu sich bilang ayah islam, cuma islamnya kejawen…, saya tdak tahu apa itu islam kejawen,
sampai saya masuk sma, juga dimasukan keskolah katholik, oleh ayah…., begitu pula sa’at mau kuliah sya dimasukan diatma jaya…, (skips)
saya juga kadang2 sholat, kadang nggak, jum’at juga klo diajak….

Dmana akhirnya saya berkenalan dgn calon isteri saya, selama saya berpacaran dgan dia, saya mulai sdikit mendalami islam, karena untuk menarik sempati calon mertua, yg seorang ulama(hhehehe….), smakin saya pelajari…smakin bertentangan dgan ajaran diskolah smp maupun sma…, lalu saya banding2kan….,.ternyata 180% beda…

Stelah saya menikah…, saya terlalu sibuk dgan pekerjaan, jadi saya lupa akan pertanyaan2 itu,kebetulan saya bekerja diperusahaan asing juga, tapi berbeda bidangnya dari ayah…, klo saya diotomotive, dan disinilah saya mengenal situs ffi ini, dari seorang teman rekan kerja saya, tapi lain bagian…,
dia bilang, " d**…, lo sering browser situs2 yg menghina aouloh dan nabi nggak…, nich coba lo buka situs ini(ffi), dan skalian bantu2 berjihad…disana,..", saya bertanya", emang knapa?..”, masa nabi kita manusia termulia…bla, bla, bla….., dibilang suka kawinlah, pedhopile, rampok, dll…,” pas dia bilang bgitu…, terusik hati saya…., masa iya…, ada situs yg sangat berani…begitu…, stelah saya buka…., awalnya agak merah muka saya…., beberapa bulan kmudian stelah saya beberapa resource centre…, sdikit demi sdikit saya mulai paham, apalagi pembahasan sdr hilman(sesepuh ffi)…, wuich…tentang quran…dikupas habis, mulailah sedikit paham…, kmudian saya ingin keluar dari islam, tetapi saya masih ragu, dan mempertimbangkan akibatnya, ingin rasanya saya reg, dan bertanya, tapi yach….., pernah saya reg dgan username sama, dan berhasil, masalahnya saya masih ngriii, saya hanya beberapa post thread, saya sdah lupa, krena saya masih takut kehilangan anak isteri, beberapa thun saya lalui dgn menjadi guest tetap, akhirnya sya berkeinginan keluar seutuhnya…, urusan ketahuan belakangan, sampai detik ini, tidak ada keluarga yg tahu, baik itu orang tua, kakak, adik, mertua, isteri dan anak saya, bahwa tiap hari minggu saya sdah kegereja…, dgan berbagai macam alasan…,(dri urusan kantor smpai alasan futsal), dan saya sdah katekumen( sekolah sbelum dibabtis) susah yach klo mau masuk agama selain islam, klo agama lain masuk keislam gampang…hanya ucapakan 2 kalimat saja, sdah sah….

So mohon do’a rekan2 skalian, agar saya dpat menyadarkan isteri serta anak, oh yach…, isteri saya berjilbab…, pernah saya singgung begini sambil berecanda, "ya2ng lebih cantik klo ndak pakai jilbab,…
Ech…tdak disangka, skarang klo didalam rumah sdah tdak pakai, klo dulu lepas jilbab hanya dikamar tidur saja, jika keluar kamar dia memakai lagi, heheehehe…

Skian kesaksian saya, smoga berkat do’a rekan2 smua saya dpat dibabtis dan isteri serta anak saya mengikuti jejak saya…,

Faithfreedom Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: