‘Yenny Wahid Monsterisasi Syariat Islam’

09 Januari 2013 15:04
‘Yenny Wahid Monsterisasi Syariat Islam’

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ucapan Yenny Wahid soal perda syariat yang dinilai bermasalah, menimbulkan reaksi dari kalangan ulama. Sebab, komentar Yenny dinilai melecehkan syariat Islam.

Putri Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid itu menyebut hijab yang dilaksanakan di Arab Saudi justru lebih banyak menimbulkan pemerkosaan, dibanding negara Eropa yang ‘buka-bukaan’.

Ustaz Toto Tasmara mengungkapkan yang dikatakan Yenny hanyalah untuk mencari sensasi. Alasannya, Yenny adalah seorang politikus yang sedang menyongsong tahun politik 2014.

"Sebagai politikus pernyataannya hanya mencari sensasi," kata Ustaz Toto kepada ROL, Rabu (9/1).

Selain itu, pernyataan Yenny dinilai sebagai kebohongan publik. Pasalnya, fakta yang ada justru tingkat kriminalitas di Eropa lebih tinggi.

Ustaz Toto menilai, pernyataan Yenny tidak berdasarkan fakta.

Berhijab, menurut Ustaz Toto bukan hanya menghindari perlakuan pemerkosaan. Namun, berhijab merupakan panggilan nurani seorang muslimah. Jadi, sangat dangkal kalau berjilbab hanya dianggap sebagai upaya untuk menghindari pemerkosaan.

"Kesimpulannya, Yenny sedang melakukan monsterisasi syariat Islam," tegas Ustaz Toto.
Red: Karta Raharja Ucu
Rep: Agus Raharjo

http://m.republika.co.id/berita/nasiona … riat-islam

09 Januari 2013 11:14
Bachtiar Nasir: Yenny Wahid tak Paham Syariat!

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Komentar putri mantan Presiden RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid soal Peraturan Daerah (Perda) Syariat menjadi perda bermasalah dinilai sangat lucu.

Hal itu dikarenakan Yenni dengan tegas menyebut data masyarakat yang memakai hijab seperti Arab Saudi tingkat pemerkosaannya lebih besar dibanding negara-negara Eropa yang ‘buka-bukaan’.

Ustaz Bachtiar Nasir menilai, pegiat Gusdurian itu tidak memahami apa itu syariat Islam. Apa yang diucapkan Yenny Wahid hanyalah omongan ngawur tanpa dasar. Kalaupun ada data, tambah Ustaz Bachtiar, data itu pasti amburadul dan tidak benar-benar hasil penelitian.

"Dia (Yenny Wahid) tidak paham dengan syariat Islam itu apa," ungkap Bachtiar pada Republika, Rabu (8/1).

Menurut sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) itu, Yenny tidak mengetahui terdapat sistem yang menjaga lima hal sekaligus yang ada di umatnya selain syariat Islam, yaitu nyawa, akal, kehormatan, harta dan keturunan manusia. Yang dilihat Yenny dari syariat, kata dia, hanyalah isu kekerasan dan terorisme.

Bachtiar menilai Yenny Wahid hanya mencari sensasi saja mengingat tahun 2013 ini adalah tahun politik. Yenny, kata dia, butuh pencitraan yang lebih agar namanya ikut naik dan dikenal.

Orang-orang yang mengaku Islam seperti Yenny, kata Bachtiar, hanya mau mengakui syariat kalau ada keuntungannya saja. Seandainya tidak ada untungnya, maka orang-orang seperti itu akan menentang syariat habis-habisan.

"Seperti sistem ekonomi syariah dulu juga ditentang, bahkan oleh tokoh-tokoh Islam, sekarang semua menerapkannya," tambah Bachtiar.

Red: Fernan Rahadi
Rep: Agus Raharjo

http://m.republika.co.id/berita/nasiona … am-syariat

Faithfreedom Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: