Album hoax muslim 2012 danquot;haramdullilahdanquot;

@angky terima kasih atas saranya saya akan berusaha mengedit tata letaknya karena menggunakan BB jadi agak susah ngedit
Ternyata Lady Diana dibunuh karena berniat ingin
masuk Islam

“Al Fayed mengklaim jika Diana dan anaknya terbunuh
oleh sebuah konspirasi untuk menghentikan pernikahan
putri Inggris itu dengan seorang muslim” (Pedoman
Rakyat, 1 September 2007). Pada 31 Agustus 1997,
Lady Diana menghembuskan nafas terakhir. Sang putri
yang lahir pada 1 Juli 1961, pergi meninggalkan berjuta
kenangan sekaligus sebuah misteri kematian yang tiada
bertepi.

Ketika Lady Di tewas, sekonyong-konyong orang
berduka tanpa dibatasi oleh agama, suku, bangsa serta
organisasi. “Lady Di yang mulia. Kami kehilangan
sesosok putri, tetapi, di Surga bertambah seorang
bidadari”. Begitu sebuah ungkapan dukacita pada
seonggok karangan bunga. Di hari kematiannya, para
pencinta Lady Di pun berziarah ke makam Dodi di
Surrey. Sebab, Dodi yang disalatkan di Mesjid Regent
Park, telah memberikan kebahagiaan di akhir hayat Lady
Di.

Diana Francis Spencer merupakan Cinderella abad
ke-20. Matanya indah dengan leher jenjang. Ia punya
ukuran vital 35-24-35 dengan tinggi 178 cm dan berat 57
kg. Sang putri termaktub sebagai citra anggun wanita
modern. Lady Di mendapat tempat di hati warga dunia.
Sementara dalam monarki Inggris, ia dibenci nian,
khususnya Ratu Elizabeth II. Karena Lady Di pernah
mencela protokoler kerajaan yang konservatif serta
serba kaku. Bahkan ia juga menyentil parlemen Inggris.
Lady Di mempelopori pula gerakan antiranjau. Arkian,
merugikan negara pembuat ranjau seperti Inggris,
Perancis dan Amerika Serikat.
Pada 28 Agustus 1996, Lady Di bercerai dengan
Pangeran Charles. Gelar Her Royal Highness pun
tanggal, namun ia tetap menyandang Princess of Wales
selama tidak menikah. Lady Di lalu hinggap dalam
dekapan Dodi al-Fayed. Miliuner tersebut pernah
melancarkan kritik pedas terhadap Partai Konservatif
yang dinilainya curang pada Pemilu Mei 1997.
Pemerintah London jelas tidak senang dengan kritik dari
pewaris Harrods Store itu.
Berniat Masuk Islam

Sejak berhubungan dengan Dodi, mendadak elegi Lady
Di berubah menjadi spirit. Magdi Kamel, dalam bukunya
setebal 84 halaman yang diterbitkan Akhbar al-Yom milik
pemerintah Mesir, menengarai kalau Lady Di hendak
memeluk Islam. Ihwal tersebut disampaikan pada Abdel
Qader Azad, imam Mesjid Badshahi di Lahore, Pakistan.
Lady Di berencana mengucap 2 kalimat syahadat di
Mesjid al-Azhar, Kairo, pada November 1997. Tekad
Lady Di masuk Islam juga disampaikan kepada ulama
besar Mesir Syekh Muhammad Mutawalli asy-Sya’rawi.
Islam di mata Lady Di bukan fenomena baru. Sebab ia
bersahabat dengan Jemima, puteri tycoon Sir James
Goldsmith. Pada 20 Juni 1995, Jemima memeluk Islam
sesudah dinikahi Imran Khan, bintang cricket Pakistan.
Kisah kasih Diana-Dodi, membuat sebal Barbara
Cartland. Penulis novel pop sekaligus nenek tiri Lady Di
itu, tidak merestui hubungan mereka. Karena Dodi orang
Arab, muslim lagi.

Enam jam sebelum kecelakaan yang merenggut
jiwanya, Lady Di menelepon Richard Kay, reporter The
Daily Mail. Ia menuturkan bila mau mundur dari
kehidupan publik pada akhir 1997. Lady Di ingin
mengubah total gaya hidupnya. Magdi Kamel
berspekulasi jika Lady Di sebetulnya mangkat sebagai
muslimah. Sebab, hukum syariah menjelaskan bahwa
orang yang berniat masuk Islam, tetapi, tidak terlaksana
akibat meninggal, otomatis dianggap muslim. “Siapa
yang keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah
kepada Allah serta rasul-Nya, kemudian kematian
menimpanya. Sungguh, telah tetap pahalanya di sisi
Allah. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang” (an-Nisa: 100).
Anggota OKI

Kematian Lady Di dipicu oleh rumor kalau ia sedang
hamil. Sebuah koran di Jerman mewartakan bila
kandungan Lady Di berusia 1 bulan. Pada 22 Agustus
1997, Diana-Dodi berlibur di Laut Tengah. Surat kabar
London Daily Mail memasang foto pasangan tersebut
yang sedang bermesraan hasil jepretan paparazzo Mario
Benna.

Saat berada di atas kapal pesiar Jonikal senilai 30 juta
dollar AS, maka, Dodi yang sudah kawin siri dengan
Lady Di, membisikkan kata bayi sambil mengelus perut
sang putri. Detektif dari Secret Intelligence Service (SIS)
alias MI6 yang mengintai gerak-gerik 2 sejoli itu, spontan
terhenyak. Bos MI6 Sir David Spedding (1994-1999),
haqqul yaqin jika kehamilan Lady Di bakal membuat
langit Keraton Buckingham gonjang-ganjing. Kalau rahim
Lady Di dibuahi benih Dodi, berarti keduanya segera
menuju ke pelaminan. Padahal tidak sepatutnya
Pangeran William sebagai putera mahkota berayah tiri
orang Islam. Apalagi, bila William menjadi raja, ia juga
sebagai Supreme Governor gereja Anglikan.
MI6 makin gusar lantaran Lady Di teramat berpengaruh
terhadap kedua anaknya. Alhasil, jika William naik tahta,
niscaya kebijakan-kebijakannya akan kental dengan visi
Lady Di. Akibatnya, kebijakan luar negeri Inggris bakal
berbelok arah dari Eropa Barat serta Amerika Utara ke
Timur Tengah dan Afrika Utara. Inggris malahan
dipastikan menjadi anggota Organisasi Konferensi Islam
(OKI).

Di markasnya di Vauxhall Cross, London, MI6 akhirnya
membentuk regu buru sergap guna menghukum Lady Di.
Pasukan khusus tersebut dibantu CIA, FBI, Mossad
serta la Direction Generale de la Securite Exterieure
(intel Perancis). Keputusan untuk membunuh Lady Di
merupakan ikrar MI6 demi melindungi monarki Inggris.

Faithfreedom Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: