Aturan Syariah: Boncengan Mengangkang DILARANG !!

PERDA Larangan wanita yang duduk mengangkang saat naik sepeda motor saat wanita berada di posisi dibonceng, yang akan dikeluarkan Pemerintah Kota Lhokseumawe Provinsi Aceh ini sebenarnya merupakan Salah satu Contoh (Dari banyak contoh) Perda Syariah yang dihasilkan melalui Mekanisme Demokrasi

PERDA ini dapat diberlakukan apabila telah di Sahkan oleh Wali Kota setelah mendapat persetujuan bersama dengan DPRK (Dewan Perwakilan Rakyat Kota).
<==== Bukan kah ini sudah melalui Proses Demokrasi ??, (kata Muslim) dan memang Tidak dapat disangkal bahwa Perda Syariah ini adalah Produk Demokrasi

Lagi Kata Muslim :
Apakah Produk Demokrasi Tidak Boleh menghasilkan Aturan2 Syariah ??
Apakah Produk Demokrasi hanya boleh menghasilkan Aturan2 Sekuler ??
Mengapa Kalian Tidak Menghormati Produk Demokrasi ketika itu menghasilkan Peraturan yg bernuansa Syar’i

<==== Seperti diatas ini kira2 Logika Muslim Mengenai Aturan2 Syariah khususnya Perda Mengangkang ini, bgm tanggapan para Kafir ????

Faithfreedom Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: