Album hoax muslim 2012 “haramdullilah”

Satu gereja nyembah setan
[Kisah nyata] Satu gereja nyembah setan
Ini Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba
Ilmu Di Amerika Rabu, 22 Februari 2006 silam.
Ada seorang pemuda arab yang baru saja
menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini
adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah
berupa pendidikan agama Islam, bahkan ia mampu
mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru
dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, ia berkenalan
dengan salah seorang nasrani. Hubungan mereka
semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT
memberinya hidayah masuk Islam.
Pada suatu hari, mereka berdua berjalan-jalan di sebuah
perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah
gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu
meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Semula ia
berkeberatan, namun karena ia terus mendesak,
akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu
ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu
bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan
mereka.
Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk
memberikan penghormatan, lantas kembali duduk. Di
saat itu, si pendeta agak terbelalak ketika melihat
kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada
seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini." Pemuda
arab itu tidak bergeming dari tempatnya. Pendeta
tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun
ia tetap tidak bergeming dari tempatnya.
Hingga akhirnya pendeta itu berkata, "Aku minta ia
keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya."
Barulah pemuda ini beranjak keluar. Di ambang pintu ia
bertanya kepada sang pendeta, "Bagaimana anda tahu
bahwa saya seorang muslim?" Pendeta itu menjawab,
"Dari tanda yang terdapat di wajahmu." Kemudian ia
beranjak hendak keluar, namun sang pendeta ingin
memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan
mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk
memojokkan pemuda tersebut dan sekaligus
mengkokohkan markasnya. Pemuda muslim itupun
menerima tantangan debat tersebut.
Sang pendeta berkata, "Aku akan mengajukan kepada
anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya
dengan tepat." Si pemuda tersenyum dan berkata,
"Silahkan!"
Sang pendeta pun mulai bertanya,
"◘ Sebutkan satu yang tiada duanya,
◘ Dua yang tiada tiganya,
◘ Tiga yang tiada empatnya,
◘ Empat yang tiada limanya,
◘ Lima yang tiada enamnya,
◘ Enam yang tiada tujuhnya,
◘ Tujuh yang tiada delapannya,
◘ Delapan yang tiada sembilannya,
◘ Sembilan yang tiada sepuluhnya,
◘ Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,
◘ Sebelas yang tiada dua belasnya,
◘ Dua belas yang tiada tiga belasnya,
◘ Tiga belas yang tiada empat belasnya.
◘ Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak
mempunyai ruh!
◘ Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan
membawa isinya?
◘ Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam
surga?
◘ Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia
tidak menyukainya?
◘ Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa
ayah dan ibu!
◘ Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang
diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari
api?
◘ Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang
diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari
batu?
◘ Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap
besar!
◘ Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap
ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5
buah, 3 di bawah naungan dan 2 di bawah sinaran
matahari?"
Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum
dengan senyuman mengandung keyakinan kepada
Allah. Setelah membaca basmalah ia berkata,
"◘ Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
◘ Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah
SWT berfirman, "Dan Kami jadikan malam dan siang
sebagai dua tanda (kebesaran kami)." (Al-Isra’:12).
◘ Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang
dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan
sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika
menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
◘ Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur
dan al- Qur’an.
◘ Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.
◘ Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ketika
Allah SWT menciptakan makhluk.
◘ Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh
lapis. Allah SWT berfirman, "Yang telah menciptakan
tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat
pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang
tidak seimbang." (Al-Mulk:3).
◘ Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat
pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman, "Dan
malaikat-malaikat berada dipenjuru-penjuru langit. Dan
pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy
Rabbmu di atas(kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).
◘ Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang
diberikan kepada Nabi Musa : tongkat, tangan yang
bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah,
kutu dan belalang.
◘ Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan.
Allah SWT berfirman, "Barangsiapa yang berbuat
kebaikan, maka untuknya sepuluhkali lipat." (Al-An’am:
160).
◘ Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah
saudara-saudara Yusuf.
◘ Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu’jizat Nabi
Musa yang terdapat dalam firman Allah, "Dan (ingatlah)
ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami
berfirman, ‘Pukullah batu itu dengan tongkatmu.’ Lalu
memancarlah dari padanya dua belas mata air." (Al-
Baqarah: 60).
◘ Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah
saudara Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
◘ Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak
mempunyai ruh adalah waktu Shubuh. Allah SWT ber-
firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai
menyingsing." (At-Takwir:18).
◘ Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang
menelan Nabi Yunus AS.
◘ Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga
adalah saudara-saudara Yusuf, yakni ketika mereka
berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami,
sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami
tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia
dimakan serigala." Setelah kedustaan terungkap, Yusuf
berkata kepada mereka, "tak ada cercaaan terhadap
kalian." Dan ayah mereka Ya’qub berkata, "Aku akan
memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku.
Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang."
◘ Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai
adalah suara keledai. Allah SWT berfirman,
"Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara
keledai." (Luqman: 19).
◘ Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu
adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi Shalih dan
kambing Nabi Ibrahim.
◘ Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang
diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara
dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman,
"Wahai api, dinginlah dan selamatkan Ibrahim." (Al-
Anbiya’: 69).
◘ Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi
Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentara
bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-
habul Kahfi (penghuni gua).
◘ Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara
besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana firman
Allah SWT, "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu
sangatlah besar." (Yusuf: 28).
◘ Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting
mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3
di bawah teduhan dan 2 di bawah sinaran matahari.
Maknanya: Pohon adalah tahun, ranting adalah bulan,
daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang lima
waktu, tiga dikerjakan di malam hari dan dua di siang
hari."
Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar
jawaban pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pamit
dan beranjak hendak pergi. Namun ia mengurungkan
niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab
satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang
pendeta.
Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?"
Mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi
kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun
berubah. Ia berusaha menyembunyikan
kekhawatirannya, namun hasilnya nihil. Orang-orang
yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar
menjawab pertanyaan tersebut, namun ia berusaha
mengelak.
Mereka berkata,
"Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan
semuanya ia jawab sementara ia hanya memberimu 1
pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!"
Pendeta tersebut berkata,
"Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan
tersebut, namun aku takut kalian marah." Mereka
menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda."
Sang pendeta pun berkata,
"Jawabannya ialah : Asyhadu an La Ilaha Illallah
wa’asyhaduanna Muhammadar Rasulullah."
Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di
gereja itu pun langsung memeluk agama Islam.
ALLAHU AKBAR! Sungguh Allah telah menganugrahkan
kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui
tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.
Semoga Kisah ini dapat menambah kuat Iman kita
sebagai seorang Muslim, dan jika kisah ini dibaca oleh
orang non muslim, semoga dia sadar dan memeluk
Agama yang paling Benar, Agama ALLAH SWT.

Faithfreedom Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: