Guru Besar UIN Makassar: Al Qur’an Perlu Direvisi

guru-besar-uin-makassar-al-qur-an-perlu-direvisi-t49183/

Image
Memulai pembicaraan mengenai definisi agama, Prof. Qasim membuat beberapa pernyataan kontroversial. Lulusan program Doktor IAIN Jakarta antara lain berkata:

“Jangan teriak kafir kepada sesama umat Islam.”
“Orang beragama itu ibarat lagi main bola di lapangan, bola itu kamu tendang kemana bolanya ngga akan kafir.”
“Jangan membatasi penafsiran Al Quran karena generasi ke depan lebih jago daripada generasi yang zaman dulu.”
“Seharusnya dalam Islam tidak usah ada istilah poligami, karena pernikahan sempurna itu hanya monogami.”
“Kalau masyarakat aman-aman saja dengan kehadiran Islam liberal, ya jangan ganggu lagi kenyamanan masyarakat itu.”
“Tuhan tidak pernah ada di depan kita, tidak pernah ada di kursi MPR. Kedaulatan bukan di tangan Tuhan.”
Sains itu bergerak ke depan bukan ke belakang. Islam juga harusnya begitu.”
“Yang mengaku menjadi Nabi setelah Nabi Muhammad, ya terserah dia.
itu tandanya dia mau direkam sejarah. Jadi biarkan saja.”
“Rasulullah sudah meninggal, isi Al Qur’an perlu direvisi karena sudah tidak cocok lagi.”

:snakeman: :snakeman:

Faithfreedom Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: